Rabu, 20 Oktober 2010

STNK hilang!!! (Oh no >.<)

Waktu menunjukkan pukul 17:30 WIB, sementara daku masih pusing bercek-cok ria dengan pacar ku(haiya...). Apakah kami jadi nonton Step Up 3 atau gak di senayan? Karena ada isu yang tersebar kalau jakmania ada demo disana (hadeuh...), padahal tiket metik sudah dipesan dari tadi pagi.

Waktu terus berjalan, dan akhirnya sang pacar berkata "Kita jadi pergi", dalam hati udah takut aje nih, pegimane kalo kena bacok ya(lebay mode on), tapi ya sudahlah yang penting jadi nonton(cihuy \ (ˆ▿ˆ) /)

Jam 18:00 WIB, daku keluar kantor dan langsung meluncur ke Senayan City dengan kendaraan bermotor roda 2 bersama dengan Mr. O a.k.a Ojek. Ditengah-tengah kemacetan ibu kota Jakarta ini (buset dah bahasanya), Mr. O mampu nyalip kanan-kiri, hingga akhirnya bisa sampe Sency pukul 18:30 WIB(wew cepatnya). Dan tak lama kemudian, jeng... jeng... sang pacar pun berhasil sampai dengan selamat dengan motornya saudara-saudara...(lebay abis). Ternyata jakmanianya sudah selesai demo.

Kemudian acara pun berlanjut(yuq mare...), film diputar pukul 19:30 WIB, jadi kami makan malam dulu lalu nonton. Acara nonton berjalan dengan lancar(sep lah). Kami jalan menuju parkiran motor dan hendak beranjak pulang, akan tetapi jeng... jeng... (kali ini beneran), sang pacar berkata "Hun, STNK ku hilang",
"What?!@#$%^&*, STNK hilang?", tanyaku kaget setengah hidup
"Iya, tadi aku taro di dompet, tapi sekarang gak ada" jawabnya panik

alhasil kalang kabut lah kami berdua bolak-balik(udah kaya setrikaan) mencari STNK motor sang pacar yang hilang. Dengan segambreng pertanyaan, daku lontarkan kepada sang pacar, siapa tau dia ingat dimana meletakkan STNK tersebut. Namun, untung tak dapat diraih, malang pun menjauh pergi(nah lho bingung kan lo), dia tidak tau kemana STNK berada.


Sampai pada akhirnya, seorang petugas datang menghampiri kami dan bertanya, "Cari STNK ya?"
dengan wajah yang hampir pasrah, kami menganggukan kepala. Ternyata eh ternyata, Tuhan masih mengijinkan ku bisa tidur di rumah, petugas itu mengeluarkan STNK yang bertuliskan nomor kendaraan 'B !@#$ SPS', "Yang ini bukan?" tanya si petugas. Kami pun kegirangan sambil menunjukan wajah yang sumringah dan berkata "Iya betul, itu STNK-nya". Yeay... bapak, emak, adik, kakak, daku pulang (halah kumat lagi lebay nya)

Dengan sedikit emosi yang masih ada, ku ramaikan suasana itu dengan marah-marah kepada sang pacar karena tidak bisa menjaga STNK nya dengan baik, sang pacar yang hanya memanyunkan bibir sepanjang 5 cm(tuh kan lebay lagi) itu meminta maaf kepadaku. Mengingat malam yang sudah larut dan sudah waktunya pulang, daku pun memaafkannya dengan ikhlas(alamak, bahasanya >.<).

Dan kendaraan mesin beroda 2 itu pun meluncur ke jalan raya mengantarkan ku pulang dengan selamat(taraaa... :D).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar